Month: December 2025

Butet Kartaredjasa: Menolak Jadi Penjilat

Catatan Henri Nurcahyo (Bagian 3) DALAM pusaran politik, putra seniman kondang Bagong Kussudiardjo ini tidak pernah mau hanyut sebagai oportunis.  Ketika pemerintahan berlangsung represif, Butet melihat banyak ide bertaburan. Ketika ada ketidak-adilan, ia merasa harus bersuara. Itu sudah menjadi sikapnya sejak muda. Tidak pernah bisa diam. Sejak awal, ia selalu menyuarakan persoalan sosial-politik sebagai bentuk…

continue reading
No Comments

Ruang Teduh Bulan Desember: Kisah Pameran Harjaba

Catatan Henri Nurcahyo PAMERAN Lukisan Hari Jadi Banyuwangi  (Harjaba) digelar lagi. Kali ini temanya: Lereme Roso, sebuah pilihan yang secara singkat dapat dimaknai “keteduhan hati”. Ini memang agenda tahunan, yang kalau tak salah diadakan sejak tahun 1991 (baca: 34 tahun yang lalu). Pada mulanya memang tidak selalu terjadi setiap tahun, namun belakangan ini nampaknya rutin…

continue reading
No Comments

Butet Kartaredjasa: Animisme Progresif

Catatan Henri Nurcahyo (bagian 2) SECARA administratif—ini istilah paling aman—Butet tercatat beragama Kristen, mengikuti jejak ayahnya, Bagong Kussudiardjo. Tapi jangan bayangkan ia rajin duduk manis di bangku gereja tiap Minggu. Butet lebih betah berkencan dengan yang spiritual-spiritual saja: yang sunyi, yang batin, yang tak perlu absen dan tanda tangan. Agama baginya urusan serius, maka jangan…

continue reading
No Comments

Butet Kartaredjasa, Pancen Asuwok….

Catatan Henri Nurcahyo (bagian 1) Namanya Butet Kartaredjasa. Aktor Yogya yang hidupnya seperti monolog panjang tanpa jeda—penuh tawa, nyentil, dan kadang nyeletuk seenaknya. Canda baginya bukan aksesori panggung, tapi vitamin harian. Katanya, gembira itu obat paling mujarab: bisa menolak penyakit tanpa perlu antre di apotek. Maka jangan heran, pantangan makanan? Nihil. Olahraga? Hampir mitos. Kopi…

continue reading
No Comments

  • 41,806
  • 25,788