Author: sandhyacitralekha

Seri (08): ADA SETAN DALAM TOILET

Oleh Henri Nurcahyo KALAU saja cerita ini tidak disampaikan oleh pelakunya sendiri, saya tidak berani menuliskannya. Karena kejadiannya cukup memalukan. Tetapi O.H. Supono, malah dengan bangganya menceritakan kejadian lucu (dan memalukan) itu pada sebuah acara di depan para seniman di Gedung Krishna Mustajab Surabaya. Meskipun sebelumnya saya juga sudah mendengar kisah ini dari Amang Rahman.…

continue reading
No Comments

Misteri Suster Anggraini (06): GEGER DAHA

Novel Berbasis Cerita Panji Henri Nurcahyo RUMAH Sakit Panjalu di Kota Daha memiliki sejarah yang sama dengan Rumah Sakit Jenggala. Keduanya merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda, kemudian dikelola oleh militer sekian lama dan akhirnya diserahkan kepada pihak swasta dengan mendirikan sebuah yayasan. Orang yang dipercaya memimpin yayasan itu adalah Dokter Hamijaya Kusuma, sahabat seperjuangan Dokter…

continue reading
No Comments

Seri 07:MELUKIS TERUS, KAPAN LAKUNYA?

Oleh Henri Nurcahyo TUGAS Pelukis ya melukis. Soal bagaimana lukisan itu terjual itu urusan lain. Kalau sejak awal pelukis sudah memikirkan bagaimana lukisannya laku maka tidak akan bisa murni lagi melukisnya. Sudah berorientasi pasar. Karena itu O.H. Soepono punya prinsip tegas: “Kalau saya berhadapan dengan kanvas maka saya adalah pelukis. Tetapi ketika lukisan sudah jadi…

continue reading
No Comments

ANTOLOGI PUISI HENRI NURCAHYO

APAKAH yang disebut puisi itu harus berupa rangkaian kata-kata yang sulit dipahami maknanya? Apakah yang namanya puisi itu memang hanya dapat dimengerti oleh kalangan penyair dan seniman saja? Apakah puisi memang tidak perlu dimengerti dan dipahami, melainkan cukup dinikmati saja? Kalau memang jawabannya adalah “ya” maka dengan tegas saya katakan, “Maaf Saya Bukan Penyair”. Apapun…

continue reading
No Comments

Amang Rahman Hidup Kembali (04): SUFI BUKAN SOAL HALAL DAN HARAM

Catatan Henri Nurcahyo KETIKA memulai penelitian, pada mulanya Hajriansyah terjebak mencarikan dalil soal halal haram ketika bicara kesenian di wilayah syariat. Dia lantas membaca literatur yang sangat fiqih hingga yang tasawuf, bagaimana mereka memahami hadis-hadis yang dijadikan dasar untuk mengharamkan beberapa ekspresi kesenian. Namun ada pandangan yang berbeda bahwa dengan hadis dan dalil yang sama…

continue reading
No Comments

Amang Rahman Hidup Kembali (3): APAKAH AMANG RAHMAN SEORANG SUFI?

SOSOK Amang Rahman bagaikan sekeping mata uang logam dengan dua sisi yang berbeda. Satu sisi menggambarkan alam sufistik yang ngelangut, sepi, khusuk, dan penuh kontemplasi, tetapi di sisi lain dia adalah seorang humoris. Selalu menebarkan lelucon yang membuat orang lain gembira. Padahal penampilan fisiknya sama sekali tidak mengesankan seorang humoris. Penampilannya yang cenderung rapi, berambut…

continue reading
No Comments

Seri 06:DILARANG MEROKOK DALAM MOBIL

Oleh Henri Nurcahyo CERITA kali ini masih soal rokok. Ada kaitannya dengan Arifin Hidayat (alm) yaitu pelukis yang sukses sebagai pengusaha pertamanan dan juga menjadi seniman bonsai. Arifin dikenal usil mengerjai teman-temannya (di-prank, istilah sekarang). Saya sendiri pernah dikerjai dengan cara memasukkan jajanan tetel (kue dari ketan) ke dalam sepatu saya. Termasuk juga Pak Amang…

continue reading
No Comments

Misteri Suster Anggraini (05): Cinta yang Terhalang

PADA suatu malam, Anggraini dan Panji sedang berdua duduk di kursi yang berhadapan di sebuah restoran, Panji mengulurkan kedua tangannya. Anggraini melakukan hal yang sama. Tangan mereka saling bertautan. Saling meremas perlahan. Tak ada kata-kata yang terucapkan. Pandangan mereka bertatapan. Seolah lewat cara itulah batin mereka saling berkomunikasi. Dokter Panji tersenyum tipis. Anggraini juga tersenyum…

continue reading
No Comments

Seri 05:Tidak Pernah Kapok Merokok

Oleh Henri Nurcahyo AMANG RAHMAN adalah seorang perokok berat. Saya tidak tahu berapa pak rokok yang dihabiskannya dalam sehari tetapi setiap saat di tangannya nyaris selalu tak pernah lepas dari rokok. Bahkan sambil melukis dengan tangan kananpun masih terselip rokok di jari-jari tangan kirinya. Banyak kejadian lucu terkait rokok ini sehingga dokter mengancam tak mau…

continue reading
1 Comment

Misteri Suster Anggraini (4): BELENGGU KECANTIKAN

BEBERAPA waktu sebelumnya. Tengah malam sudah terlewati. Anggraini terbangun dari tidur sorenya. Sudah menjadi kebiasaan dia tidak pernah tidur terlalu larut. Sepulang dari rumah sakit sekitar pukul 19.00 dia langsung membersihkan badan, sembah-yang Isya’, lantas tidur. Sekitar pukul 03.00 dini hari dia selalu bangun. Segera ambil wudlu, sholat Tahajud, berdoa hingga azan Subuh terdengar dari…

continue reading
No Comments